Memiliki dan memproduksi sendiri sablon baju distro dengan motif yang diharapkan mungkin hal paling menantang dan mengasyikkan. Sembari memanfaatkan baju polos simpel yang telah tak terpakai, yuk belajar menyablon kaos distro sendiri dengan cara amatir. Siapa tahu, Anda dapat menghasilkan kaos-baju distro yang memiliki rancangan menarik, sehingga Anda pun dapat memberikannya, atau bahkan menjualnya kepada orang lain, dan membangun sebuah bisnis jual beli baju distro yang menguntungkan dengan bakat terpendam Anda.
Langkah pertama adalah menyiapkan sebagian bahan yang diperlukan untuk proses sablon baju distro. Antara lain plastik mika, jilid buku, gunting, spidol permanen, saringan atau screen sablon berbentuk kotak, saja cat sablon dan jangan lupa rackle, atau alat perata cat sablon. Untuk hasil yang maksimal, hindari penggunaan warna kaos distro hitam, hal ini kerap kurang optimal dalam daya lekat cat sablon.
jika semua benda telah terkumpul, siapkan gambar simpel yang akan dipakai sebagai obyek sablon. Bagi yang belum terbiasa, awali dengan motif simpel tanpa banyak warna. Karena semakin banyak warna akan membuat Kamu semakin repot. Untuk memulainya, gambar motif di kertas dan tentukan setiap lekuk dan warna yang nantinya akan digunakan.
Setelah itu, copy gambar ke kertas mika dengan memakai spidol permanen. Jika lebih dari satu warna, gunakan satu mika sebagai representasi satu warna. Letakkan desain pada tengah mika agar pola yang dihasilkan sempurna.
Setelah itu, lubangi mika dan letakkan di saringan sablon kaos distro. Selebihnya, Kamu bisa mulai menuang dan meratakan cat pada kaos distro, semakin rapi Anda melakukan, semakin bagus pula motif yang dihasilkan. Lakukan bergantian tiap layer atau warna, sampai semua kombinasi membentuk sebuah gambar seperti yang diharapkan.
Selain dengan cara konvensional, beberapa metode lain dengan memakai kertas dan printer khusus juga sering dilakukan sebagai metode sablon modern. Meski terbilang mudah, cara ini sering terkendala dengan kendala mahalnya harga produksi. Mulai dari penyediaan kaos, printer hingga harga tinta yang mahal.
Bagi sebagian orang, langkah sederhana ini kerap jadiawal sukses mereka dalam menggeluti bisnis baju distro sablon. Sementara bagi banyak orang, hal ini justru dilalui dengan beragam kesulitan. Jadi, jika ingin menghasilkan desain sempurna sesuai harapan, ada baiknya kalau Kamu menyerahkan hal ini pada tangan-tangan ahli. Sebelum Kamu merusak banyak baju distro yang digunakan untuk belajar menyablon. Tapi jika Kamu orang yang pantang menyerah, Anda dapat terus berusaha dan terus mencoba, karena memupuk keahlian dalam seni menyablon baju distro memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan memerlukan latihan demi latihan untuk menajamkan kemampuan Anda. Namun niscaya, Anda akan menjadi semakin ahli dalam merancang dan memproduksi baju distro sablon.