Cara Membuat Baju Distro dengan Tipografi Classic
Gaya tipografi classic lebih bagus digunakan dalam memunculkan kata ataupun kalimat agar menarik ketertarikan, bagaikan kata-kata penyemangat, peribahasa, kata cinta, celotehan lucu atau kalimat lain pada kaos keren. Didalam melakukan cara ini kita juga memerlukan teknik dasar mengenai software grafis. Berikut ini beberapa bentuk dasar yang sering dipakai pada kaos distro, yaitu:
1. Pada umumnya, teknik ini disusun dari bawah sampai atas oleh toko baju.
2. Design yang perlu kita selesaikan terlebih dahulu ialah kalimat atau kata-kata yang akan digunakan
3. Menyusun kata mulai atas sampai bawah satu per satu
4. Apabila kalimat terlalu pendek, maka kita bisa menyatukannya dengan kalimat lain, lebih-lebih apabila itu merupakan bentuk kata depan, kata sambung atau kata hubung. Namun, jika dengan berniat kita dapat menonjolkan kalimat awal itu, lalu kita tidak harus menambahkan kata apapun, meskipun itu terlihat sedikit tetapi tetap menjadi kaos keren.
5. Pemilihan kalimat ialah bagian terpenting
6. Apa terdapat kalimat awal maupun sambung di dalam kata maka penulis sangat kecil daripada kata yang dapat ditekankan oleh toko baju.
Berikut adalah cara-cara yang wajib dilakukan dalam membentuk tipografi retro dalam baju distro, yakni:
1. Memilih jenis font atau angka
Font huruf jadul akan membikin tampilan kaos kita sama dengan tema classic dan kita dapat mendapatkan beberapa font dari berbagai website untuk digunakan.
2. Pemakaian warna
Pemilihan color harus kita sesuaikan dengan tema yang diambil, yaitu retro. Kekuatan kita dalam menetapkan warna kaos juga juga memiliki pengaruh.
3. Bagian pelengkap
Terlihat classic pada kaos distro dapat lebih kelihatan jika toko baju menambahkan beberapa elemen pendukung di dalam tulisan, yaitu ribbon, ornamen, rustic/ efek kasar dan pendukung lain.
Demikian teknik membuat kaos sablon dengan tipografi classic yang bias anda pakai.